enjoooy~....
Apakah yang dimaksud dengan Bipolar Disorder?
Bipolar disorder, yang juga dikenal dengan nama manik - depresi, adalah kelainan pada otak yang menyebabkan ketidaknormalan pergantian mood, energi, level aktivitas, dan kemampuan untuk mengerjakan aktivitas harian. Gejala - gejala dari bipolar disorder lebih parah, berbeda dari perubahan turun dan naiknya orang pada umumnya. Gejala - gejalanya dapat mengganggu hubungan, keadaan pekerjaan ataupun sekolah, dan bahkan sampai memnyebabkan bunuh diri. Tapi bipolar disorder dapat diobati, dan orang dengan kelainan ini dapat hidup produktif seperti biasa.
Bipolar disorder sering dialami oleh remaja yang beranjak dewasa atau dewasa muda. setidaknya setengah dari kasus dimulai sebelum umur 25 tahun. beberapa orang memiliki gejala - gejalanya bahkan sejak kanak - kanak, sementara beberapa orang sisanya mengalami gejala - gejalanya lebih lama.
Bipolar disorder tidak mudah dikenali saat kelainan ini dimulai. gejalanya terlihat seperti masalah - masalah yang berbeda, tidak tampak seperti bagian dari masalah lain yang lebih besar. beberapa orang menderita kelainan ini sampai bertahun - tahun sampai akhirnya terdiagnosis dan mendapatkan terapi.
seperti diabetes dan penyakit jantung, bipolar disorder adalah kelainan jangka panjang yang harus di awasi dan di managed seumur hidup.
apakah gejala - gejala dari Bipolar disorder?
orang - orang dengan bipolar disorder mengalami peningkatan tingkat emosional yang tidak biasa yang terjadi pada periode - periode yang nyata yang disebut "episode mood". tingkat gembira yang berlebihan disebut episode manik, dan tingkat kesedihan yang berlebihan disebut episode depresi. terkadang, episode mood bisa memiliki kedua gejala dari episode manik maupun depresi. inilah yang disebut dengan 'mixed state'. orang - orang dengan bipolar disorder juga bisa menjadi sangat meledak - ledak dan mudah tersinggung pada episode mood.
perubahan energi, aktivitas, tidur, dan kebiasaan yang ekstrim terjadi selama perubahan mood. seorang yang mengalami bipolar disorder mungkin mengalami periode mood yang tidak stabil dalam jangka waktu panjang dibandingkan dengan episode manik ataupun depresi.
seseorang dikatakan memiliki episode dari bipolar disorder jika dia memiliki gejala manik atau depresi sepanjang hari, nyaris setiap hari, setidaknya selama satu atau dua minggu. terkadang gejala - gejala nya bisa sangat parah sampai - sampai orang tersebut tidak bisa beraktivitas secara normal.
| episode manik | episode depresi |
|---|---|
perubahan mood
| perubahan mood
|

satu sisi skala ini meliputi depresi berat, depresi sedang, sampai ringan. depresi sedang menyebabkan sedikit gejala - gejala ekstrim. depresi ringan disebut dysthymia ketika terjadi secara kronis dalam jangka waktu panjang. bagian tengah dari skema menunjukkan skala normal atau mood yang seimbang.
di sisi lain dari skala ini adalah hipomanik dan manik berat. beberapa orang yang mengalami bipolar disorder mengalami hipomanik. selama episode hipomanik, orang tersebut akan mengalami peningkatan energi dan aktivitas tapi tidak seberat yang terjadi pada manik berat, atau dia akan memiliki episode yang kurang dari seminggu dan tidak membutuhkan pertolongan emergensi. orang yang mengalami episode hipomanik akan merasa sangat baik, sangat produktif, dan berfungsi dengan baik. orang ini tidak akan merasa ada yang aneh dengan dirinya, walaupun keluarga dan teman - temannya akan mengenali perubahan moodnya sebagai kemungkinan dari bipolar disorder. tanpa pengobatan yang benar, orang dengan hipomanik dapat menderita manik berat atau depresi.
gejala - gejala terjadi selama "mixed state" meliputi rasa mudah tersinggung, gangguan tidur, perubahan nafsu makan dan pikiran untuk bunuh diri. orang tersebut dapat merasa sangat sedih dan putus asa sementara di sisi lain dia merasa sangat berenegi.
terkadang orang - orang dengan episode manik atau depresi yang berat juga mengalami gejala - gejala psikotik,seperti halusinasi atau delusi. gejala - gejala psikotik cenderung merefleksikan mood ekstrim dari orang tersebut. sebagai contoh, gejala psikotik dari orang yang mengalami episode manik adalah mempercayai bahwa dia terkenal, memiliki banyak uang atau kekuatan yang besar. sementara itu, orang yang mengalami episode depresi percaya bahwa dia mengalami kebangkrutan atau sudah melakukan sebuah kejahatan. oleh karena itu orang yang mengalami bipolar disorder dengan gejala psikotik terkadang terdiagnosis salah sebagai schizophrenia atau kelainan mental berat lainnya yang berhubungan dengan halusinasi dan delusi.
orang dengan bipolar disorder juga dapat mengalami masalah tingkah laku. mereka bisa menjadi pengguna alkohol atau obat - obatan, memiliki masalah dengan hubungan dengan orang lain, atau tampil buruk di sekolah atau kantor. pada mulanya, tidak mudah mengenali masalah - masalah ini sebagai tanda dari kelainan mental mayor.
source: http://www.nimh.nih.gov/health/publications/bipolar-disorder/complete-index.shtml#pub12



4 komentar:
Wow you really stress out the exam to write this huh...
exactly...hahahhaa...
tumben nes dikau posting ttg mata kuliahmu xDD lumayanlah buat dibaca2 disaat gw stress berkutat sama codingan #tambahstress xDD
ahahha...sbnrnya gw blm kul ini chi.. Xp
tp ntah kenapa gw merasa kelainan ini pas bgd d gw..hehehe.. ^^v
*sepertinya gw harus pergi ke psikiater... ~.~'v
Posting Komentar