Bagaimana caranya bipolar disorder mempengaruhi seseorang sepanjang waktu?
bipolar disorder biasanya dialami seumur hidup. episode manik dan depresi secara tipikal akan selalu kembali. antara kedua episode, banyak orang dengan bipolar disorder bebas dari gejala, tapi beberapa orang sisanya mengalami gejala - gejala tersebut.dokter biasanya mendiagnostik kelainan jiwa menggunakan pedoman dari Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders atau DSM. berdasarkan DSM, ada empat tipe dasar dari bipolar disorder:
- Bipolar I Disorder yang terutama dicirikan dengan mixed episode atau episode manik yang bertahan paling sedikit 7 hari atau gejala2 manik yang sangat berat sehingga orang tersebut harus dibawa ke rumah sakit. biasanya, orang tersebut juga mengalami episode depresi, yang terjadi minimal 2 minggu. ciri utama dari manik atau depresi harus merupakan perubahan mayor dari perubahan sikap dan perilaku orang tersebut.
- Bipolar II Disorder terdefinisikan dengan pola episode depresi yang kembali dengan diikuti oleh episode hipomanik, tapi bukan merupakan manik sepenuhnya, atau mixed episode.
- Bipolar Disorder Not Otherwise Specified (BP-NOS) seseorang didiagnosis BP-NOS jika orang tersebut memiliki gejala dari penyakit ini, tapi tidak memenuhi kriteria dari bipolar I ataupun II. gejala2 nya mungkin tidak bertahan lama, atau orang tersebut hanya mengalami sedikit gejala untuk didiagnosis bipolar I atau II. akan tetapi, gejala2nya harus jelas terlihat mengubah perilaku normal orang tersebut.
- Cyclothymic Disorder, or Cyclothymia, merupakan bentuk ringan dari bipolar disorder. orang yang mengalami cyclothymia memiliki episode hipomanik yang berganti dengan depresi ringan dalam kurun waktu 2 tahun. akan tetapi gejala2 yang terjadi harus tidak memenuhi kriteria diagnostik untuktipe bipolar disorder yang lain.
bipolar disorder memiliki kecenderungan untuk memburuk jika tidak diobati. selama hidupnya, orang tersebut akan mengalami serangan episode yang lebih sering dan lebih berat dibanding saat serangan pertamanya. selain itu, keterlambatan untuk mendapatkan diagnosis dan pengobatan yang tepat membuat orang tersebut mengalami lebih banyak masalah personal, sosial, dan pekerjaan.
diagnosis dan pengobatan yang tepat akan membantu penderita bipolar disorder tetap sehat dan produktif. pada beberapa kasus, pengobatan dapat mengurangi tingkat keparahan serangannya.



0 komentar:
Posting Komentar