Sabtu, 18 Januari 2014

Head of your friend

ini mimpi gue beberapa bulan yang lalu. berhubung lagi hipomanik, gw insomnia dan baru inget buat nulis mimpi ini di blog. 
enjoy...





" please! temenin gue, okay? "
" kemana? "
" gue ada job. dan bayarannya gede banget, "
" emang job lo apa sih sampai lo gak bisa kerjain sendiri?! "
" bunuh orang! "

***

hujan mengguyur deras. A memarkir mobilnya di depan brothel itu. dia terlihat gugup. B, sahabatnya, tidak kalah gugupnya.

" lo gila, gw mau turun! "
" jangan! ayolah, nanti gue bagi uangnya! ini masalah hidup mati banget! "
" bukan itu! ini nyawa manusia loh! "
" men, kalo kita gak bunuh mereka, nyawa kita yang bakal di ambil sama bos gue! "
" lo kenapa bawa2 gue sih?! "
" udah terlanjur! "
" brengsek lo! "

seseorang mengetuk kaca mobil. mereka berdua terlonjak kaget. A menurunkan kaca mobil dan melihat seorang wanita berpayung tersenyum padanya. walaupun pencahayaan minim, dia bisa melihat wanita itu menggunakan make up tebal. wajahnya sendiri tidak begitu cantik, make up tebalnya benar - benar menyelamatkan keseluruhan penampilannya.

" sorry, mr.A? "
" i..iya, "
" boleh saya masuk? saya miss X. sepertinya anda sedang menunggu saya, "

A membuka pintu mobil dengan gugup. ms. X duduk di kursi depan. B pindah ke kursi belakang, saat pintu mobil belakang juga terbuka dan seorang gadis berkuncir dua dengan wajah lugu juga menyelinap masuk.

" ms. X, anda...membawa teman? " A melirik gugup dari kaca tengah.
" oh, dia keponakan saya. dia baru dalam bisnis ini. saya ingin mengajarinya beberapa hal. anda tidak harus membayarnya. dia akan memberi anda pelayanan gratis, " ms. X mengedip pada A, " lagipula tampaknya anda membawa teman. saya harap keponakan saya bisa menemani teman anda sementara saya berbincang dengan anda, "
" o..oh..baiklah, " A mengirimkan pandangan 'help me!' pada B. B memelototinya, dan menggeser posisi duduknya sejauh mungkin dari  gadis berkuncir dua yang duduk di sebelahnya.

A menjalankan mobilnya, dan dia mengobrol dengan ms. X. suasana mulai cair. ms. X mengajak mereka untuk segera mencari hotel, tapi A mengalihkan perhatian ms. X dengan mengajaknya bicara berbagai hal.
sementara itu, gadis berkuncir dua dengan wajah lugu itu menoleh pada B dan mengajaknya bicara.

" hai, "
" ha..hai, "
" aku Y. senang bertemu denganmu, "
" a..aku B, " B menerima uluran tangan Y dan menjabatnya. tangan gadis itu terasa hangat dan halus. senyum nya terlihat begitu tulus. B belum pernah menyewa pelacur, tapi menurutnya Y terlalu lembut untuk menjadi salah satu dari mereka. tidak ada kepura - puraan dalam tingkah lakunya. tidak juga pada penampilannya yang polos dan apa adanya.
" apa kau...sudah lama bekerja sebagai...seperti..."
Y tersenyum dengan sangat menenangkan, " tidak, seperti yang bibi X bilang, aku baru sekitar 2 minggu dalam bidang ini, "
2 minggu?! dan gadis ini masih terlihat begitu...lugu...
B menjadi sangat ingin melindunginya.
" kenapa? kenapa memilih pekerjaan ini? "
" karena tidak ada pekerjaan lain untuk di lakukan. aku tidak pernah sekolah, buta huruf, tapi membutuhkan uang yang banyak untuk pengobatan ibu di desa, "
" mungkin...mungkin kau bisa bekerja di tempatku. sebagai pembantu..atau koki. bukan pekerjaan seperti ini, "
" aku tidak bisa memasak, jadi sepertinya aku tidak bisa bekerja sebagai koki, "
" kau boleh melakukan pekerjaan apapun selain seperti ini! " tiba - tiba B terbawa emosi, " aku tidak akan membiarkanmu menodai dirimu sendiri! kau gadis yang baik Y! "
Y terlihat terkejut, tapi kemudian tersenyum lembut, " aku senang sekali mendapatkan teman sepertimu, B, "
" te..teman? "
" ya, B begitu perhatian dan baik padaku. aku akan senang sekali kalau kita bisa berteman. karena aku tahu B tidak akan menjadi klienku. B adalah orang yang terlalu baik, " Y tertawa.
B merasakan hatinya mencelos. oh, seandainya Y tahu apa yang akan ia lakukan.

"pergilah ke brother di alamat yang sudah kutulis. lalu bunuh pelacur yang kusewa untuk kalian. kembalilah ke sini dengan bukti kalian sudah menjalankan perintah dariku, sebelum matahari terbit, "

perintah itu begitu absolut. kenapa Y harus datang malam ini? kenapa bukan ms.X saja yang harus di bunuh??
B melirik A dan ms.X yang sekarang sedang tertawa bersama. sepertinya mereka berdua sudah mendapatkan chemistry yang tepat. B tidak ingin menyela, tapi dia benar - benar tidak punya pilihan lain.

" A, sebentar lagi matahari terbit, "
bahu A menegang. pembicaraannya dengan ms.X terhenti. wajahnya terlihat menyesal, saat ia mengeluarkan sebuah pisau besar dari bawah jok mobilnya.

ms.X menjerit. A menebas. bahu ms.X terluka. Y menjerit, menghambur ke arah A untuk mencegah A menyakiti bibi nya. B memiting Y, mengeluarkan sebuah gunting untuk membunuh Y. Y memberontak dan mencakar B. pitingan B terlepas. Y merebut gunting dari tangan B dan menusukkannya ke bahu B. B menjerit dan berusaha merebut gunting itu. dari depan huru hara yang sama terdengar menyakitkan telinga.
menyusul suatu keheningan dan napas memburu dari keempat orang di mobil itu.

" kenapa B?! ku pikir kau temanku! " Y menatap B. ketakutan, kemarahan, kekecewaan, rasa sakit. semuanya bercampur jadi satu. dia menjatuhkan gunting itu dan mulai menangis.

" ada apa dengan kalian berdua?! " ms.X menggenggam bahu nya yang terluka. wajahnya penuh goresan dan dia terlihat sangat marah.
" maafkan kami X, bos kami meminta kami membunuh kalian, " suara A bergetar. ms.X pun sudah melukainya di banyak tempat dan dia terlihat cukup payah untuk ukuran seorang pembunuh bayaran.
" apa salah kami?! " ms.X tercengang.
" kami tidak tahu. kami hanya menjalankan perintah! kalau kami membangkang, kami akan di bunuh! " B berteriak putus asa. melihat Y begitu sedih dan terluka, dia menjadi merasa begitu jahat dan hina. dia telah merusak kepercayaan Y, orang yang dengan begitu lugunya menganggapnya teman.
" tapi kami tidak bisa membunuh kalian, " A menatap B dengan putus asa, " tidak semudah itu. kalian tidak bersalah, "
" tapi kalau tidak membunuh kami, kalian yang akan dibunuh, " Y menatap A dan B dengan ngeri, " kami juga tidak bisa membiarkan kalian terbunuh karena membela kami! "

miss X yang dari tadi diam kini angkat bicara, " apa bos kalian menginginkan tubuh kami sebagai bukti? "
A menggeleng, " tidak, dia tidak memberikan perintah bukti secara spesifik, "
" kalau begitu, bawa senjata kalian ke padanya. ada darah kami di sana. tunjukkan itu. dan jika dia ingin, kalian bisa melakukan test untuk meyakinkan bos kalian kalau ini benar - benar darah kami, "
" lalu bagaimana kalau dia melacak kalian berdua? "
" kami akan pergi dari negara ini. kami akan mengambil penerbangan pertama pagi ini, "
" itu ide yang bagus sekali bibi! bukankah begitu, B? " Y menatap B dengan mata penuh harapan.
B menatap A. keraguan tampak jelas di mata A, tapi sahabatnya mengangguk, " baiklah. selamatkan diri kalian. kami akan mengantar kalian ke bandara, "

***

A dan B menunggu bos dengan gelisah. waktu seperti berlalu begitu lambat, saat pintu kantor bos mereka terbuka. bos mereka melangkah masuk, tampak mengintimidasi dengan pakaian serba hitam dan wajah yang kejam.
" jadi apakah kalian sudah melakukan tugas kalian? "
" sudah bos. kami membawa alat yang kami gunakan untuk membunuh mereka. di sana ada darah mereka. dan kami dapat menunjukkan tempat dimana kami mengubur jasad mereka berdua, " A menjawab mantap. kebohongan yang telah mereka berdua latih dan sesuaikan dengan sangat baik. tak akan ada yang curiga.
" begitu? " bos mereka menerima pisau besar di tangan A dan gunting di tangan B, " jadi kalian sudah melakukan tuas kalian dengan baik? "
" ya bos, " A dan B menjawab serempak.
bos mereka mengangguk - angguk, kemudian menepukkan kedua tangannya. pintu kantornya lagi - lagi terbuka, dan kali ini beberapa orang datang dengan menyeret 2 orang wanita yang wajahnya di tutupi kain hitam.
hati A dan B mencelos seketika.
bos mereka menatap mereka berdua dengan tajam.

" senjata bukanlah bukti yang kumau. bukti yang kumaksud adalah_"

dengan gerakan cepat dia menebaskan pisau besar itu ke kepala gadis berkuncir dua di depan B.
kepala itu menggelinding dengan cepat ke lantai. semburan darah mengotori wajah dan pakaian B.
tubuh B bergetar dari ujung kepala hingga ke kaki.

"_kepala temanmu, "

***

0 komentar: