di sebuah kota, tinggallah seorang pelacur..
dia wanita yang baik...memilih pekerjaan seperti itu bukan karena dia ingin, tapi karena dia tidak tahu harus bekerja apa..
kota tempat tinggalnya sedang terlibat perang dan tentara2 berkeliaran di mana2...
saat malam datang tentara2 itu menghampiri pub2 dan mencari wanita untuk menghibur mereka..
malam itu di sebuah pub..
wanita pelacur itu sedang tidak ingin berkumpul dengan teman2 nya dan menggoda tentara2 bertubuh tegap yang sibuk menyombongkan kehebatan mereka di medan perang..
dia mengambil segelas minuman dan duduk di pinggir akuarium..
dan mengamati ikan2 yang berenang itu dengan bosan..
dia berharap ada sesuatu yang bisa menghiburnya..
sesuatu yang lain..
yang berbeda..
seseorang mendekati akuarium itu dan berdiri di sebelahnya, menikmati pemandangan yang sama..
dan wanita itu mendongak dan mendapati seorang pria berwajah serius mengamati akuarium di depannya..
wanita itu mengira pemuda itu tentara yang ingin menggodanya..
maka dia meletakkan gelasnya dan tersenyum pada pemuda itu..
" traktirlah aku segelas minum lagi dan kita bisa mengobrol hal2 yang menyenangkan, " dia menawarkan.
tentara di sebelahnya menggeleng dengan kaku dan berkata "aku tidak mencari teman untuk bicara, "
" lalu kenapa kau menghampiriku? "
" aku ingin melihat akuarium ini, "
atas jawaban yang sangat lugu tersebut, wanita itu terkejut dan bertanya lagi. kali ini dengan nada murni keingin tahuan
" kau suka ikan? "
pemuda itu tersenyum begitu lembut, sehingga untuk sesaat wanita itu melupakan dunia nya dan seakan tersedot dalam senyuman itu
" ya, "
" kenapa? "
wanita itu tdk mengetahui kenapa dia bertanya begitu banyak. pemuda itu bahkan tidak tertarik padanya, tapi pada ikan - ikan itu. tapi dia begitu tertarik dengan pria itu.
" rumahku di pinggir pantai dan dulu setiap hari aku pergi ke pantai untuk menyelam. ikan2nya sangat indah, "
" aku juga! "
dan mereka pun bertukar cerita.
dan seperti yang wanita itu janjikan, mereka terlibat dalam sebuah percakapan seru yang menyenangkan malam itu.
walaupun tanpa segelas minuman lagi dari tentara itu.
keesokan harinya, wanita itu menjadi bersemangat..dia berharap tentara lugu kemarin akan datang lagi malam itu ke pub..
dan tentara itu benar2 datang..
mereka mengobrol lagi..
dan wanita itu pun menyadari dia menyayangi tentara itu..
dari kebaikannya, dari kesederhanaannya, dari senyumannya, dari kesungguhannya, dari kisah hidupnya..
dia menyukai tentara itu..
dan dia memeluk tentara itu saat mereka akan berpisah..
wajah tentara itu memerah, semerah gaun malam yang dikenakan wanita itu..
dan sejak malam itu mereka memutuskan untuk menjadi kekasih..
keesokan paginya, tentara itu mengantar wanita tersebut ke sekolah..
wanita tersebut masih bersekolah, walaupun saat malam datang dia pergi mencari kerja..
tentara itu berjanji akan melindunginya..
terutama saat kota mereka sedang dalam keadaan yang tidak pasti dan berbahaya seperti ini..
wanita itu merasa begitu bahagia dan ingin mencium kekasihnya tersebut untuk pertama kalinya..
tapi pria itu hanya tersenyum dan berkata, " kita lanjutkan nanti ya, "
" kamu janji? " wanita itu setengah merajuk
" janji, "
sore itu, wanita itu menunggu kekasihnya datang menjemputnya..
dia menunggu di depan kelasnya yang sepi..tdk sabar menanti kekasihnya datang dan mengecupnya..
tapi yang dia lihat malah beberapa sosok tentara musuh yang datang menginvasi sekolahnya..
dia begitu ketakutan..
tentara musuh melihatnya dan menodongkan pistol mereka..
lalu seseorang melindunginya saat dia menutup mata..
dan saat dia membuka mata, dia melihat kilasan tubuh kekasihnya berlumuran darah..
darah dimana mana..
di tubuh kekasihnya..di tangannya..di lantai..
dia memejamkan mata dan menjerit..
menjerit dan menangis begitu histeris...
orang2 menghampirinya..menanyakan keadaannya..
dia balas menjerit pada mereka..
" tolong dia! tolong dia! "
orang2 itu balas bertanya, "siapa? "
wanita itu membuka mata dan di depannya tak ada apapun..
tak ada tubuh tanpa nyawa kekasihnya..
tak ada darah..
tak ada musuh..
tak ada apapun..
dan teman2 sekolahnya mengerumuninya...
" seseorang menembaknya! "
" menembak siapa? "
" apa kalian buta? seseorang menembak kekasihku! "
" tidak ada yang tertembak! "
" apa kalian tidak mengenalnya?! "
" tidak. kami tidak kenal nama yang kau sebutkan, "
mereka pergi meninggalkan wanita itu sendiri..
wanita itu menangis, menatap kedua tangannya yang bersih dan berbisik..
" tapi dia ada..dia berjanji..dia sudah berjanji..."
gw membuka mata..
dan menangis..
"tapi dia berjanji pulang sekolah nanti dia mau cium gw..."
i lose someone who never i meet before...
Rabu, 09 November 2011
Langganan:
Posting Komentar (Atom)



0 komentar:
Posting Komentar