teruntuk anda yang bertanya,
anda bertanya kenapa saya ucapkan "selamat tinggal"...
terdengar sangat konyol...terasa begitu berlebihan...
bukankah raga masih bisa bertemu dalam hitungan hari?
bukankah kata - kata masih dapat terucap lewat sebaris sms?
karena...
saat ini saya ingin fokus pada apa yang saya punya..
pada apa yang masih bisa saya raih...
pada apa yang masih ingin untuk saya raih..
pada apa yang tdk meninggalkan saya...
pada apa yang masih bisa saya jaga dengan kedua tangan ini...
pada apa yang masih ingin untuk saya jaga dengan kedua tangan ini...
saya hanya ingin memberikan yang terbaik..
pada siapa yang masih menghargai saya...
pada siapa yang masih menghitung saya dalam kehidupannya...
pada siapa yang tulus...
yang benar benar tulus...
yang benar benar sangat tulus..
menemani saya...
percaya pada saya...
dan yang masih bersedia..
untuk saya berada di sisi..
untuk saya percayai....
pada yang masih menerima saya di saat saya menangis...
di saat saya menjerit...
di saat saya tersakiti...
di saat saya ingin menyakiti orang lain...
di saat saya ingin menyakiti diri sendiri...
di saat saya tertawa..
di saat saya bahagia..
di saat saya menertawakan diri sendiri..
di saat saya menertawakan orang lain...
di saat saya menertawakan dunia...
di saat saya mendapat masalah dan terjatuh...
atau di saat saya membuat orang lain terjatuh karena masalah yang saya buat..
pada yang masih menganggap saya 'dekat'...
masih bisa diraih...
masih bisa di dekap..
masih ada untuk tertawa bersama...
masih di sini sebagai bahu untuk menangis...
pada yang menyadari...
terkadang yang saya butuhkan bukan hanya sebuah diary...
bukan hanya suatu tempat untuk bercerita...
yang sadar....
bahwa saya bukanlah hanya sebuah narasumber...
dari kumpulan kejadian2 suram...
yang menyadari saya ada...
walaupun saya hanya diam...
yang menerima saya apa adanya...
yang tidak merasa berat untuk menjangkau saya...
karena saya adalah 'sesuatu' dalam kehidupannya...
itulah kenapa saya ucapkan "selamat tinggal" pada anda...
semoga anda mengerti.. :)
tertanda,
seseorang yang menjawab
Senin, 25 April 2011
Langganan:
Posting Komentar (Atom)



0 komentar:
Posting Komentar